Aplikasi Waktu Sejak
Cara “Sederhana” Saya Ngukur Perjalanan Waktu Tanpa Ribet.
Pernah gak sih tiba-tiba kepikiran, “Eh, udah berapa lama ya gue punya mobil ini?” atau “Berapa hari lagi ya sampai deadline besar proyek migrasi database bulan depan?”
Sebagai orang yang udah 18 tahun mondar-mandir di dunia SDLC, saya ngerasa aplikasi time tracker sekarang tuh banyak yang terlalu “berisik”. Mau nyatet satu tanggal aja harus create account, kena iklan, belum lagi datanya ditaruh di cloud yang kita gak tahu keamanannya gimana.
Akhirnya, saya mutusin buat bikin sendiri: Waktu Sejak.
Gak Perlu Login, Gak Perlu Ribet
Prinsip saya pas bikin aplikasi ini simpel: Privacy-First. Aplikasi ini gak punya backend. Semua data yang kamu input, ya diemnya di HP kamu aja. Pakai Isar Database yang kenceng banget buat penyimpanan lokal, jadi gak ada tuh drama nunggu loading sinkronisasi server.
Kenapa Harus “Waktu Sejak”?
Ini bukan cuma soal angka, tapi soal cerita di balik waktu itu:
- Bahasa Manusia: Saya males liat angka “1.250 hari”. Di aplikasi ini, tampilannya lebih akrab di mata: “3 tahun, 5 bulan, 2 hari yang lalu.” Lebih berasa kan memorinya?
- Inklusif (Color-blind Friendly): Saya peduli soal aksesibilitas. Desain UI-nya sengaja dibuat supaya temen-temen yang buta warna tetep bisa bedain mana event masa lalu dan mana yang akan datang tanpa harus nebak-nebak warna merah atau hijau.
- Data Portability: Takut data ilang pas ganti HP? Tenang, ada fitur ekspor-impor JSON. Tinggal lempar filenya, kelar.
- Bilingual: Bisa pakai Bahasa Indonesia atau English, suka-suka kamu aja.
Sedikit “Intip” Dapur (Tech Stack)
Buat sesama dev yang penasaran, saya gak mau asal coding. Meski ini proyek personal, standar “kantoran” tetep jalan:
- Flutter: Biar satu kode bisa lari ke Android, iOS, sampai Web.
- Clean Architecture: Biar kalau mau nambah fitur di masa depan gak pusing nyari bug-nya di mana.
- Riverpod: Buat state management yang lebih solid dan testable.
- Local-First Storage: Menggunakan Isar Database karena kecepatannya yang luar biasa dibanding SQLite tradisional.
- Multi-Language: Dukungan penuh Bahasa Indonesia dan Inggris sejak hari pertama.
Cobain Sendiri (Gratis Kok!)
Aplikasi ini sudah live dan bisa kamu intip di sini:
- Landing Page: waktu-sejak.vercel.app
- Bedah Source Code-nya: alamaby/waktu-sejak (Jangan lupa kasih bintang ya kalau suka!)
Kalau kamu lagi nunggu biji kopi di-roast (kayak hobi saya di Kopiyantea) atau lagi nunggu antrean servis mobil, coba deh instal dan catat momen-momen penting kamu.
Kira-kira fitur apa lagi ya yang seru buat ditambahin? Let me know di kolom komentar atau via LinkedIn!
Comments